Menag Resmikan Gedung Pendidikan IAIN Manado

Sambutan Menteri Agama RI

Penghujung tahun 2018 IAIN Manado mengundang Menteri Agama RI ke tanah nyiur melambai. Hal ini ditandai dengan kunjungan akademik Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin ke kampus IAIN Manado. Jumat, 21 Desember 2018 bertempat di pelataran perpustakaan IAIN Manado menag meresmikan 3 gedung pendidikan yang dibangun tahun 2015 dan 2017.

Hadir dalam peresmian tersebut rektor IAKN Manado, pejabat propinsi sulawesi utara, kakanwil kementerian agama sulawesi utara, ortala kemenag RI, para wakil rektor IAIN Manado, para Dekan dan seluruh pejabat dan mahasiswa IAIN Manado.

Menteri agama dalam sambutannya menyampaikan bahwa saatnya perguruan tinggi islam menjadi terminal akhir mahasiswa mengecam pendidikan. Kalau pondok pesantren dan madrasah dikenal sebagai pendidikan menengah, maka PTKIN harus mampu menjadi terminal akhir dimana mahasiswa menimbah ilmu pengetahuan.

Laporan Rektor IAIN Manado

Rektor IAIN Manado Rukmina Gonibala menyampaikan laporannya bahwa setelah transformasi dari STAIN menjadi IAIN banyak hal yang dicapai oleh IAIN Manado. Pencapaian tersebut diantaranya bertambahnya prodi pada program sarjana dan pascasarjana, tenaga pendidik (dosen) dengan kualifikasi pendidikan doktor dan bertambahnya jumlah mahasiswa yaitu mencapai 4 ribuan. Capaian terbesar di tahun 2018 adalah akreditasi prodi S1 dan S2 yaitu B. Demikian pula IAIN Manado berhasil memperoleh bantuan pembangunan gedung dengan dana SBSN.

Sambutan Menag RI

“Sivitas akademika IAIN Manado harus mampu hadir memberikan pencerahan pengetahuan dan pengalamannya kepada masyarakat bukan sebaliknya malah membenturkan ummat. Agama bukan suatu hal yang menjadikan ummat bertikai dan berbeda pendapat. Agama membawa misi perdamaian, cinta dan kasih sayang. Agama bukan untuk saling dibenturkan. Jangan sampai dibawa pada level benci dan murka. Tugas kalian sebagai dosen memberikan penjelasan mengapa agama berbeda dan perbedaan agama itulah kita belajar toleransi. Saya memberikan istilah moderasi beragama”, papar lukman

Menag memberikan apresiasi terhadap perempuan yang berkiprah di ranah publik. Sebagai contoh, perempuan diberikan kesempatan dan kedudukan sebagai hakim pengadilan. “Putusan hakim perempuan dan hakim laki-laki sama. Tidak ada perbedaan substansi dan kekuatan hukum dari putusan itu. Tapi coba saudara kaji di negara islam lainnya maka sulit kita menemukan adanya putusan hakim perempuan di negara timur tengah” lanjut Lukman.

Di akhir sambutannya beliau menitipkan bahwa 3 gedung yang dibangun ini megah dan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, tugas kita semua memberikan ruh/nyawa dengan berbagai aktifitas akademik sehingga mampu mencetak alumni yang berkualitas. (RB)

Iklan

Ujian Seminar Hasil Penelitian Fakultas Syariah

Peserta Ujian

Kedua kalinya fakultas syariah menyelenggarakan ujian seminar hasil penelitian skripsi. Rabu, 19 Desember 2018 bertempat di ruang sidang Fakultas Syariah IAIN Manado.

Lanjutkan membaca “Ujian Seminar Hasil Penelitian Fakultas Syariah”

Seminar Dosen Fakultas Syariah : Diseminasi Kualitas Keilmuan Lewat Aksesibilitas Website Jurnal


Seminar Dosen Fakultas Syariah

IAIN Manado, R.BukidoFakultas Syariah IAIN Manado mengakhiri tahun 2018 dengan menyelenggarakan Seminar Dosen dengan Tema Diseminasi Kualitas Keilmuan Lewat Aksesibilitas Website Jurnal. Adapun yang menjadi pemateri adalah Ismail Suardi Wekke, Ph.D selaku Presiden South East Asean Academic Mobility (SEAAM). (7-8/12/18)

Lanjutkan membaca “Seminar Dosen Fakultas Syariah : Diseminasi Kualitas Keilmuan Lewat Aksesibilitas Website Jurnal”